Selasa, 27 September 2016

Kota Kenangan




Maafkan aku,
Sayangnya aku lupa dan kehilangan arah
Bolehkah aku meminta peta untuk kembali keluar dari perangkap kenangan dan ilusimu?
Bolehkah aku meminta bayanganmu pergi menjauh dari hidupku?
Aku sudah berusaha
Tapi nihil….
Nihil….
Nihil…. dan selalu nihil hingga sekarang….

KAMU DIMANA SEKARANG?

Aku kehilangan arah, aku tersesat dalam hutan hatimu, aku kehilangan kunci keikhlasan dan kerelaan
Maukah kau bersedia menunjukkan peta jalan keluar?

Tak perlu kau antar aku hingga pintu keluar, cukup berikan aku secarik peta kota kenangan ini, agar aku bisa keluar dari kota ini dan hidup dengan damai tanpa air mata

3 komentar: